Melihat Semakin Dalam Rumah Mayat Toraja

Jika kita berbicara tentang kehidupan manusia pasti kita akan membicarakan pula kematian dari manusia. Secara wajar manusia akan dikebumikan atau dikremasi dalam proses setelah kematian. Namun dalam adat Toraja, manusia yang sudah meninggal akan di semayamkan terebih dahulu didalam rumah. Selain itu mayat yang belum dimakamkan akan dianggap masih hidup. Bahkan setiap harinya masih diberi makanan dan keperluan layaknya orang yang masih hidup. Dari situ banyak orang yang menyebutkan rumah adat khas Toraja sebagai rumah mayat Toraja. Karena didalam rumah terdapat mayat yang disemayamkan hingga kurun waktu yang tidak sebentar. Ada beberapa alasan kenapa mayat tersebut tidak langsun diadakan upacara pemakaman. Hal ini sangat menarik dibahas untuk menambah pengetahuan kita.

Jika kalian akan berkunjung ke Toraja untuk mengisi waktu liburan kalian harus paham dengan budaya yang dilaksanakan di Toraja. Karena selain pemandangan pegunungan dan keunikan daerah tersebut, kalian akan dihadirkan dengan budaya yang masih kental dengan warisan leluhur orang Toraja. Kalian akan menemukan Rumah Adat Tongkonan dan sekaligus sebagai rumah mayat Toraja. Kenapa seperti itu, karena mayat yang belum dimakamkan akan disimpan terlebih dahulu didalam rumah adat. Berikut alasan kenapa mayat tidak segera dimakamkan.

1. Jika orang yang meninggal segera dikuburkan, maka akan meninggalkan perasaan yang sangat berat bagi pihak keluarga. Karena hal tersebut terjadi secara mendadak dan akan meninggalkan perasaan sedih yang mendalam.
2. Jika salah satu anggota keluaga ada yang meninggal maka seluruh anggota keluarga harus menerima kabar dan datang dalam upacara pemakaman. Bahkan seorang anak perempuan harus meneteskan air mata untuk orang tua yang meninggal.
3. Semakin lama jenazah berada dirumah maka akan membuat anggota keluarga sadar bahwa semua manusia akan mengalami kematian.
4. Dengan ditundanya proses penguburan, pihak anggota keluarga yang lain akan memiliki waktu untuk mengumpulkan dana penguburan yang tidak murah. Hal ini akan memberi sedikit waktu bagi pihak keluarga untuk mempersiapkan upacara pemakaman.

Dengan alasan diatas maka kalian akan mengerti tentang budaya Toraja saat kalian berkunjung untuk berwisata di tanah Toraja. Kalian bisa mengunjungi salah satu rumah mayat Toraja untuk melihat secara langsung prosesi perawatan mayat.
Selain hal diatas, budaya merawat mayat di rumah mayat Toraja sudah berlangsung sejak nenek moyang. Jadi hal tersebut sudah sangat wajar bila ada jenazah anggota keluarga yang bersandiggan di dalam rumah adat. Bahkan jika seorang istri yang meninggal, suami yang ditinggalkan akan tidur satu ranjang untuk menjaga istrinya selama menunggu proses penguburan. Cukup menarik bukan. Maka dari pada kalian liburan ketempat yang mahal kalian bisa datang ke Toraja untuk melihat mayat yang ada didalam rumah, dan jangan lupa untuk menghubungi penyedia paket wisata ke toraja untuk kesini.